ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
Hot NewsSejarah Aceh

Aceh Menangis, 26 Maret 1873-26 Maret 2017

Menangis dan Marahlah karena Allah swt.

26 maret 1873 – Minggu 26 maret 2017 menjadi momen bersejarah bagi bangsa Atjeh, 144 tahun sudah berlalu, maklumat perang yang di nyatakan oleh kerajaan Belanda terhadap kerajaan Atjeh Darussalam, di lanjutkan setelahnya oleh kerajaan iblis Hinduisme yaitu kaki tangannya Belanda dengan pola perpanjangan tangan yang lantas di sambut oleh orang yang mengatas namakan diri perpanjangan tangan penjajah yaitu mereka mereka para pengkhianat sumpah yang di mulai dengan skenario KMB ( konfrensi Meja Bundar ) di sambung dengan Ikrar Lamteh lalu di akhiri dengan MOU laknatullah.
perjalanan sejarah panjang yang hari ini memasuki tahun yang ke 144, dari itu marah dan menangislah wahai bangsaku yang ikhlas, karena mereka yang menangis dan marah karena Allah swt akan menjadi orang orang yang di rizhai Allah demi tegaknya hukum Allah di bumi serambi mekkah.
Memang kita tidak dapat memungkiri kalau hari ini ada yang masih membela hukum kafir pancasila laknatullah, contoh saja baru baru ini di salah satu wilayah Atjeh tepatnya di Lamno Bupati itu sendiri yang mengancam dan mengajak kepada semua KPA dan seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ASNLF / AM dan TAM di sini nampak sangat jelas siapa kaki tangan penjajah kafiir pancasila laknatullah, mereka lebih siap menjadi kufur membela kafir pancasila laknatullah dari pada bergabung untuk membantu kelompok yang siap membela dan mempertahankan hukum Allah swt.
Entah apa yang ada di benak para pengingkar sumpah tersebut ? hanya karena kekuasaan sesaat mereka lebih memilih untuk ingkar kepada hukum Allah daripada membela para pejuang untuk mempertahankan Negeri Keuneubah Indatunya.
Persoalan hati bangsa lagi menjerit dan menangis bagi para penguasa hukum kafir pancasila laknatullah tidak pernah di gubris sama sekali, mereka sibuk dengan berhukum dengan hukum kafir pancasila laknatullah demi kekuasaan dan kepentingan pribadi mereka, ada yang malah mengatakan kalau mereka gagal menjadi Gubernur dan Bupati malah mereka akan melawan dan malah menuntut ke mahkamah international, bisa di bayangkan bagaimana gilanya mereka terhada tegaknya hukum kafir pancasila laknatullah, masih wajarkah untuk di pertahankan ?
26 maret menjadi momen yang tepat bagi kita bangsa Atjeh untuk mengenang jasa para syuhada yang terlebih dahulu meninggalkan kita, maka kami mengajak kepada segenab Bangsa mari mendo’akan mereka para syuhada dan menuntut kepada Belanda untuk menarik kembali makumat perangnya yang sudah berusia 144 tahun tersebut demi berdirinya kerajaan Atjeh Darussalam merdehka dan demi keselamatan dunia akhirat di dalam hukum Allah swt.
Saya sangat yakin bahwa Bangsa Atjeh akan menangis dan marah bila mereka mengenang bagaimana mereka Belanda, Hindunesia dan para perpanjangan tangannya yang ingkar terhadap sumpah dan hukum Allah swt.

Merdeka Bangsaku menangis dan marahlah karena Allah swt.

Neususoen Uleh : Abu Bakar Al Asyi

Related posts
BeritaHot News

MATI SYAHID UMMAT ISLAM ACEH, DALAM PERANG MENGUSIR INDONESIA'

KENAPA ACEH WAJIB MENJAGA KEMERDEKAAN’ Amalan wajib dengan Ilmu Sebab Ilmu adalah Ruhnya amalan. Allah perintahkan melalui Rasullah bagi ummat Islam untuk…
Hot News

Djawaban Staf Biro TNAD Tentang Siapa Musuh Pejuang?

1.na yang sereng that kheun meunoe di Facebook” hai pakon hana neu musyawarah bek saleng meudawa, sesama keudro dro dan bangsa ?…
Dalam NegeriSejarah Aceh

Untuk Wali Negara Dari Wali Tengku Hasan Bukan Untuk Wali Nanggroe Ala Jawa Dalam UUD1945 - Pancasila

◼Dekrit “Keramat” Wali Negara Aceh Tengku Hasan di Tiro || ▪Banyak pihak bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang akan menggantikan tugas Wali Negara Aceh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *