ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
OpiniSejarah Aceh

29 DESEMBER HARI BERKABUNG BAGI BANGSA ATJEH

Atas gugurnya Ersa Siregar 29 Desember 2003
MENUJU KEMERDEKAAN HAKIKI YANG DI RIDHAI ALLAH SWT

ERSA SIREGAR salah satu jurnalis di salah satu media televisi RCTI yang gugur 13 tahun yang lalu.
Kordinator liputan RCTI ini kelahiran Brastagi 4 Desember 1951 tutup usia pada Tgl 29 Desember 2003 di sungai malehen Simpang Ulim wilayah peurlak.

Pasca kontak senjata antara pihak GAM dengan TNI yonif marinir VI di sungai malehen Simpang Ulim wilayah peurlak beliau di ketemukan sudah tidak bernyawa.
Sebagai seorang jurnalis entah ini suatu kebetulan entah memang bertanda sesuatu dengan kejadian yang bersamaan dengan beliau, beliau di lahirkan pada tgl dan bulan yang sama dengan tahun yang berbeda dalam PEUNYATA ULANG MAKLUMAT MERDEHKA NANGGRO ATJEH.

25 tahun setelah beliau di lahirkan PEUNYATA ULANG MAKLUMAT MERDEHKA NANGGRO ATJEH terjadi, yang menjadi tanda tanya bagi penulis adalah beliau gugur di waktu yang bersamaan dengan tanggal di patenkannya Radio oleh THOMAS ALVA EDISON 122 tahun sebelumnya, bertepatan dengan 29 Desember 1891.
13 tahun yang lalu menjadi salah satu duka cita yang sangat mendalam bagi institusi penerbitan pers.

Dari itu kami dari pihak ASNLF / AM dan TAM mengucapkan berlangsungwa kepada keluarga besar Ersa Siregar dan keluarga besar pers, mengingat jasa beliau di dalam pemberitaan tentang perjuangan ATJEH MERDEHKA yang tidak mungkin kami balas dengan apapun yang ada di dunia ini hingga ATJEH di kenal sampai ke penjuru dunia hingga saat ini.

Walau kita tau bahwa itu bagian dari skenario Malek Mahmud cs dalam menggapai tujuan utamanya dalam pengingkarannya terhadap almarhum wali negara, namun di balik semua itu kami tetap salut kepada insan pers dan terutama kepada beliau.

Hingga kami teringat akan ucapan bijak dari THOMAS ALVA EDISON yaitu
1. Jenius 1 % inspirasi dan 99 % keringat tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
2. Keberuntungan adalah suatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.
3. Saya tidak patah semangat karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju.
Pelajaran yang amat menarik yang bisa di petik dari 2 ( dua ) manusia ini yang lahir pada 11 Februari 1847 dan tutup usia pada 18 Oktober 1931, manusia yang hidup di dunia 84 tahun 6 bulan 7 hari ini menjadi inspirasi bagi para pemikir dan Ersa Siregar yang hidup 52 tahun 25 hari ini menjadi teka teki yang harus di kaji lebih dalam untuk terungkapnya fakta pelanggaran HAM yang terjadi selama konflik Atjeh yang berkepanjangan yang hingga sekarang belum selesai walau dalam bentuk konflik yang berbeda.

Dari itu sangat kita sayangkan bila persoalan ATJEH belum terselesaikan dengan begitu banyaknya korban akibat keserakahan segelintir pihak yang berkhianat, maka kami sangat berharap kepada setiap generasi bangsa ini untuk berkarya dan terus maju hingga terhidangnya Atjeh Darussalam Merdehka.

Sekali lagi terimakasih kepada insan pers dan ucapan belangsungkawa kami dari ASNLF / AM, TAM, semoga kedepannya kita bisa bekerja sama dengan baik dalam mengungkap fakta di balik cerita yang tersembunyi.

Penulis : Abu Bakar Al Asyi

Related posts
Dalam NegeriSejarah Aceh

Untuk Wali Negara Dari Wali Tengku Hasan Bukan Untuk Wali Nanggroe Ala Jawa Dalam UUD1945 - Pancasila

◼Dekrit “Keramat” Wali Negara Aceh Tengku Hasan di Tiro || ▪Banyak pihak bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang akan menggantikan tugas Wali Negara Aceh…
Luar NegeriSejarah Aceh

Penjahat HAM Wajib Di Adili Baik Dari GAM Maupun TNI RI

Berkenanaan Pada tanggal 10 Desember, dunia memperingati Hari HAM Internasional terkait dengandeklarasi Universal HAM yang diadopsi Majelis Umum PBB pad tahun 1948….
Hot NewsOpini

Aceh: Bukan Kerajaan Warisan

Aceh: Bukan Kerajaan Warisan |Beberapa kawan bertanya baik melalui media sosial atau secara langsung kepada kami soal kedudukan dan sistem Kerajaan Aceh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *