by

Ummat Islam Pulau Jawa Tidak Sama Seperti Islam Aceh”

Assalamu’alaikum

Kepada keturunan Nanggroe Aceh:

kepada Islam Jawa, sejak 147 tahun sudah membunuh ummat Islam di Aceh dengan Dalih Apapun namanya yang korban ummat Islam Aceh.. jadi pertanyan kami Ummat Islam kepada Islam di pulau Jawa, kalian Agama Islam dari mana sebenarnya, apakah tidak sama dengan Islam Aceh, sehingga berani membantai menipu membunuh se sesuka kalian terhadap ummat islam aceh ?

kenapa Yang mengakui diri sebagai ulama di Aceh, dan mengakui Pejuang Aceh membenarkan, mendukung di bantai dan dibunuhnya ummat Islam yang berbangsa Aceh..Mohon di Jawab kenapa Ulama tidak melarang, penjajah Belanda, KNIL, penjajah Jepang, Ris, RPKAD, ABRI, TNI , POLRI pasukan penjajah atas nama negara berdasar pancasila dan uud1945; telah membunuh ratusan ummat Islam di aceh dalam kurun waktu 147 Tahun lalu,,…?

Bagaimana Hukum dasar Islam? Bagaimana bagi yang mengakui pejuang Aceh tetapi menghalalkan nyawa bangsa sendiri di bunuh oleh Penjajah, dan bagaimana hukum yang mengakui diri sebagai pejuang tapi sekarang telah bersama dengan penjajah bersama dalam menjajah mantan bangsanya, pantaskah mereka di sebut sebagai bangsa Aceh lagi?…

Aceh bukan provinsi Indonesia, Aceh bukan satu Suku di Indon, Aceh adalah satu Negara yang dalam berjuang merebut kembali Merdeka dari penjajah indon jawa, yang telah dirampas dengan cara keji, dalam sejarah aceh, dan Aceh bukan bagian Indonesia, hingga kiamat walau di paksakan dengan cara apapun.

Pejuang Akan selalu Allah ganti dengan generasi baru dari masa kemasa insha Allah..

SEJARAH HARI INI: 17 Tahun Tragedi Jambo Keupok, 16 Warga Sipil Dibakar Hidup-hidup dan Ditembak…

Hari ini, Minggu (17/5/2020) tepat 17 tahun sudah tragedi pembantaian warga sipil oleh aparat militer Indonesia di Jambo Keupok, Bakongan Aceh Selatan.

Dari hasil penyelidikan Komnas HAM, peristiwa Jambo Keupok merupakan peristiwa tragedi kemanusiaan yang terjadi pada sekitar 17 Mei 2003 setelah DOM dan sebelum Darurat Militer.

Sejumlah anggota TNI dengan senjata lengkap melakukan penyisiran terhadap rumah-rumah penduduk pada pagi hari guna mencari anggota dan pendukung GAM.

Dalam melakukan operasi tersebut, TNI diduga telah melakukan tindakan di luar batas kemanusiaan sehingga jatuh korban jiwa meninggal dunia maupun luka-luka serta hancurnya rumah penduduk.

Korban jiwa atas 16 orang laki-laki (12 dibakar hidup-hidup dan 4 orang mati ditembak).

Sedangkan dugaan penyiksaan dilakukan terhadap 16 orang yang kemudian mati (ditendang, dipukul dengan popor senjata).

Komnas HAM menyatakan peristiwa Jambo Keupok sebagai pelanggaran HAM berat.

Peristiwa Jambo Keupok merupakan satu dari lima kasus pelanggaran HAM di Aceh yang diselidiki oleh Komnas HAM.

Mantan Komisioner Komnas HAM Otto Nur Abdullah mengungkapkan, peristiwa Jambo Keupok, model kasusnya sama dengan pembunuhan massal.

Kala itu, tentara datang dan menggedor pintu rumah warga pada pagi hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan 4 warga sipil meninggal dengan cara disiksa dan ditembak, 12 warga sipil meninggal dengan cara disiksa, ditembak, dan dibakar hidup-hidup.

Kemudian 3 rumah warga dibakar, 1 orang perempuan terluka dan pingsan terkena serpihan senjata, 4 orang perempuan ditendang dan dipopor dengan senjata.

Peristiwa ini juga membuat warga harus mengungsi selama 44 hari ke sebuah Mesjid karena takut anggota TNI akan kembali datang ke desa Jambo Keupok.

Komnas HAM menyatakan pihaknya hanya berwenang melakukan penyelidikan dan membuat rekomendasi.

Sedangkan kewenangan melakukan penyidikan berada di tangan Kejaksaan Agung.

Hingga hari ini warga Jambo Kupok masih belum memperoleh keadilan dari negara.

Bahkan mereka hingga saat ini masih mengalami trauma.

Banyak anak-anak korban yang tidak mampu melanjutkan pendidikan karena tidak memiliki biaya (berhenti pada SD, SLTP dan SLTA).

Sementara, proses hukum terhadap para pelaku belum juga dilakukan.

Hari ini, tepat 17 tahun sudah tragedi pembatantai ini terjadi.

Namun hak-hak para korban untuk mendapatkan keadilan masihh jauh dari harapan.
(*)https://acehsatu.com/sejarah-hari-ini-17-tahun-tragedi-jambo-keupok-16-warga-sipil-dibakar-hidup-hidup-dan-ditembak/

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed