by

RUSAK MORAL GENERASI MUDA ACEH, SIAPA SALAH?

Tangisan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Du hai Generasi Bangsa Aceh ?

Du hai Yang Merawatku, Aku ini Rumah Allah,

Maka Rawatlah daku Sebagai Mana layaknya,

Duhai yang Merawatku, Aku ini Bukan Seorang Gadis yang tidak Sempurna Hingga Engkau Percantik diriku Sesukamu Supaya kaum Adam Terlena memandangku.
Ingatlah wahai yang merawatku, Aku ini Sebuah Mesji,

Tak Usah Engkau Percantik kalau hanya untuk Sekedar  Banyak Pengunjung berfoto ria.

 

Ingatlah daku ini Mesjid Bukan tempat Wisata jangan takut tidak ada yg mengunjungiku,karena hanya Orang – orang yang selalu mencintai Allah dan mengingat Allah yang hadir memakmurkan daku.

 

Duhai yang merawatku tak usah kau repot – repot membuat desain Bentukku,  Kalau Hanya untuk ingin Menambah Pengunjung mendatangiku.
Mudah – mudahan engkau masih Ingat Kejadian beberapa tahun yang lalu, ketika Tsunami Melanda Berapa Banyak Orang yang berada dalam pangkuanku mereka Menjerit agar aku lepaskan mereka untuk berlari, karena mereka bukan pengunjung sejati, tapi hanya sekedar ingin Selfi.

 

Dan Berapa Banyak pengunjung sejatiku yang selamat,

mereka percaya pada tuhannya dan Aman dalam pangkuanku karena Pertolongan Allah

Duhai yang merawtku,
Aku ini Masih kokoh maka rawatlah diriku seadanya Jangan Sampai dengan Merawat diriku Engkau hilangkan jati diriku Sebagai Sebuah Mesjid Rumah Allah,Jangan sampai yang Paling Mulia engkau rubah ke tempat Wisata yang durhaka.

Engkau telah menghilangkan jejak bahwa Aku tempat bersejarah, Dari jati diri bangsa Aceh mulia, Engkau Telah Menghilangkan Pohon Kohler Jendral kaphe Belanda yg angkuh dan sombong yg roboh di depanku

Aku Pernah di bakar Oleh kaphe Belanda, Namun Allah Menyelamtku,
Aku Pernah Trauma dengan di landa Tsunami yang dahsyat, namun Allah Masih menyelamatkanku Beserta hambanya pengunjung Sejatiku.
Sungguh Kejamnya dirimu yang merawatku Sekarang,
Teganya kalian Mehilangkan jati diri ku, teganya dirimu Merubah Fingsiku yang dulu Tempat Beribadah Kepada Allah, tapi sekarang Engkau jadikan Aku tempat Wisata dan tempat mereka berselfi.
Wahai bapak Gubernur yang pengkhianat bangsa serta Agama,
Lihatlah kondisiku sekarang mereka berduyun – duyun mendatangiku bukan untuk mengingat Allah tapi cuma hanya ingin Selfi dengan Payung hasil buatan Engkau.

dan yang memilukan mereka tak punya Adab dengan memakai pakaian kafir masuk ke perkarangan Mesjid mereka tak lagi menghormati Rumah Allah. Sebagai seorang muslimah.
Kini Aku Mewah tapi tidak Bersyar’i,
Kini Aku megah tapi Sudah ternodai.
Sungguh kejam programmu yang tak bertanggung jawab, Ingatlah balasan Allah atas prilaku mereka gara-gara perbuatan mu kamu yang akan menanggungnya.

Neususoen Uleh: Tengku Di Jeumpa

FB_IMG_1497567111743

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed