ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
Uncategorized

Rilis PM Negara Atjéh Darussalam

Siaran Pers Wilayah berdaulat, 20 februari 2020.

Negara Aceh Darussalam
Panglima Tentara Negara Aceh Darussalam
Dengan ini saya,Abu Arafah bertindak untuk dan atas nama Negara Aceh Darussalam menyampaikan bahwa; Berdasarkan kesepakatan bersama dari seluruh perwakilan pejuang di dalam dan luar negeri; Maka
terbentuklah satu Forum yang diberi nama Forum Panitia Pelaksana (FPP).Selanjutnya oleh FPP melalui suratnya yang bernomor 01/FPP/2019 meminta kepada Dewan Pertahanan Negara Aceh Darussalam (DPNAD) untuk mencari solusi memilih kembali seorangtokoh pemegang tampuk pimpinan (Perdana Menteri) yang telah lama dalam kekosongan.
Sehubungan dengan itu,maka di keluarkanlah surat perintah oleh DPNAD yang bertanggal 22 Desember 2019 dan bernomor 07/DPNAD/2019 kepada seluruh pimpinan Majelis agar segera mengadakan rapat
Majelis Umum.

Tujuan utama rapat adalah untuk memilih salah seorang di antara kami yang berhak memangku Jabatan sebagai Perdana Menteri Negara Aceh Darussalam. Kejujuran, keadilan dan kebijaksanaan sangatlah penting untuk menyusun dan menyempurnakan kembali kabinet Negara Aceh Darussalam yang telah kosong.Kita semua tau yang bahwa kekosongan terjadi setelah Malik Mahmud Al Haytar (Perdana menteri) yang dilantik berdasarkan rapat sigom donya pada 21juni 2002 di Stavager Norwegia telah pun menyerah kalah dan tunduk kepada perintah Indonesia lewat MOU Helsinki antara GAM-RI pada 15 agustus 2005.


Berdasarkan surat Perintah Dewan Pertahanan Negara Aceh Darussalam, maka seluruh Pimpinan Majelis Negara mengadakan musyawarah penting pada 17dan19 januari 2020 di dua tempat berbeda dan di hadiri oleh; Majelis ulama, majelis tuha peuet(4), Majelis tuhalapan(8), Majelis komando pusat Tentara Negara Aceh Darussalam(TNAD) dan Forum Panitia Pelaksana (FPP). Ratusan peserta yang datang,diantaranya; pejuang, ketua Majelis dan tidak ketinggalan juga tokoh Bangsa Aceh.

Hasil musyawarah tersebut dengan suara bulat dan menurunkan ratusan tandatangan bersama oleh seluruh peserta sebagai tanda setuju dan bertanggung jawab dunia akhirat atas kesepakatan yang telah di ambil.Hasilnya adalah ”Guru Rahman syeh Ismail” Terpilih sebagai Perdana Menteri Negara Aceh Darussalam dan yang di percaya untuk memimpin Pejuang dan Bangsa Aceh menuju ke Negera yang merdeka dan berdaulat Insya-Allah.

Semoga seluruh Bangsa Aceh menyambut dengan gembira atas keberhasilan ini dan senantiasa dirahmati Allah.Sesudah menerima surat keputusan bersama dari semua ketua majelis umum dan FPP, maka oleh
Dewan Pertahanan Negara Aceh Darussalam memutuskan untuk melaksanakan pelantikan Perdana Menteri (PM)dan kabinet pemerintahan yang baru.Insya-Allah akan di laksanakan dalam waktu dan
tempat yang telah di tentukan.Komando Pusat Negara Aceh Darussalam


(Biro penerangan Komando Pusat Tentara Negara Aceh Darussalam)
Ttd:
Abu Arafah
E-mail: abuarafah@achehcybermilitary.org
Web : www.achehcybermilitary.org

Press release
Sovereign territory,February 20,2020
State of Aceh Darussalam
Commander of the Army State of Aceh Darussalam.
I hereby,Abu Arafah act for and on behalf of the State of Aceh Darussalam,submit that:Based on the joint
agreement of all representatives of fighters at home and abroad. And later a forum was formed which was named the Organizing Committee Forum (FPP). Furthermore, FPP through its letter number 01/ FPP/ 2019 asked the Aceh Darussalam National Defense Council (DPNAD) to find a solution to re-elect a leader (Prime Minister), which has long been in a vacuum.
In connection with that, a warrant was issued by DPNAD dated December 22,2019 and numbered 07/ DPNAD/2019 to all assembly leaders to immediately hold a General Assembly meeting.


The main purpose of the meeting was to choose one of us who was entitled to hold the position of Prime Minister of the State of Aceh Darussalam.Honesty,fairness and wisdom are very important to compile and perfect the empty cabinet of the State of Aceh Darussalam.
We all know that the vacancy of the position occurred after Malik Mahmud Al Haytar (Prime Minister) who was appointed based on the sigom donya meeting on June 21,2002 in Stavager Norway,which had surrendered and submitted to Indonesian orders through the Helsinki MOU between GAM-RI on 15 August 2005 . Based on a letter from the Aceh Darussalam National Defense Council,all leaders of the National Assembly held important deliberations on 17 and 19 January 2020 in two different places.They were attended by the Ulama Council,the Tuha Peuet Council (4),the Tuhalapan Council (8),the Central Command Assembly of the Army State of Aceh Darussalam (TNAD) and the Organizing Committee Forum (FPP).Hundreds of participants including fighters,chairmen of the assembly,and not to miss the Aceh Nation figures. The results of the meeting were unanimous and handed down hundreds of signatures with all participants as a sign of agreement and responsibility of the aftermath for the agreement that was taken.The result was “Guru Rahman syeh Ismail” Chosen as Prime Minister of the State of Aceh Darussalam and who was entrusted to lead The Acehnese Warriors and Nation headed for an independent and sovereign State, Insya-Allah.
Hopefully all the Acehnese people would welcome this success and be blessed by God. After receiving joint decree letters from all the heads of the general assembly and FPP,the National Defense Council of Aceh Darussalam decided to carry out the inauguration of the Prime Minister (PM).And the new government cabinet,God willing,will be carried out in the time and place determined.

Aceh Darussalam National Center Command (Information Agency of the Central Command of the Army
State of Aceh Darussalam)
Abu Arafah
E-mail: abuarafah@achehcybermilitary.org
Web: www.achehcybermilitary.org

Guree rahman
PM
Related posts
Uncategorized

Aceh Bukan Indonesia

Rumah Kami Bukan Indonesia… Banyak Netizen Bertanya Terutama Netizen Yang Berada Di Luar Aceh. Seandainya Aceh Lepas ( Merdeka ) Dari Tangan…
Uncategorized

15 Agustus Hari Kemalangan Aceh, Bukan Hari Damai Aceh

“REFLEKSI 15 TAHUN MoU HELSINKI ( 15-8-2005 – 15-8-2020 ) Semua Rakyat Acheh hari ini menjadi Hakim / juri untuk menilai dan…
Uncategorized

DJAWABAN ULEÈ BIRO PENERANGAN TNAD WILAYAH ATJÉH RAJÈUK TERHADAP YANG MENGAKU DIRI KETURUNAN RAJA ACEH DARUSSALAM

Trok seu- eue dari Fb ” Adhari S ” Contoh2 sifeut kaom durhaka keu bangsa dan nanggroe, ; Kelompok Aceh Sumatra, Publoe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *