by

Mengapa Harus Risih Dengan Titik Nol Islam Di Barus?

Mengapa harus risih dengan titik nol Islam di Barus ?
( Fakta bukan rekayasa dalam kesadaran Mereka ) kafir pancasila laknatullah

Di satu sisi kita sangat sakit hati dengan di buatnya tugu titik nol kebangkitan Islam di barus
Sebaliknya kita harus sangat bersyukur kepada Allah Bahwa itu salah satu pembuktiah Dan kuasa Allah Bahwa Atjeh bukan bagian dari Hindunesia.
Mereka menganggap dan mengungkap FAKTA sesuai dengan sejarah Mereka mengapa kita harus risih dengan kebenaran?
Dari itu bertepatan dengan 26 Maret 2017 tepatnya 144 tahun maklumat perangnya Belanda terhadap Karajan Atjeh Darussalam mari kita sama sama bersyukur kepada Allah swt Dan memperbanyak salawat kepada Rasulullah saw atas pengakuan presiden boneka perpanjangan tangan penjajah dalam hal ini Hindunesia ( Indonesia ) secara sadar Telah mengakui kedaulatan Atjeh Darussalam dengan meresmikan tugu nol kebangkitan Islam di Negeri bonekanya Mereka yaitu di barus.
Maka dengan peresmian tugu nol masuknya Islam di Negeri Mereka yang di Lakukan Oleh Joko widodo di barus dengan demikian secara sadar Bahwa Ia ( presiden Indonesia ) Telah mengakui kedaulatan ATJEH DARUSSALAM sebagai NEGARA yang berdaulah.
Saya sangat berharap kepada Bangsa Atjeh untuk bersatu dalam menegakkan hukum Allah swt Demi segera terhidangnya Atjeh Darussalam Merdehka ( orang orang risih bermakna orang tidak tau sejarah Dan bukan bangsa Atjeh / lamit atau perpanjangan tangan penjajah Dan para pengkhianat sumpah Atjeh Merdehka )

Terimakasih atas kesadaran dan kerja sama yang baik yang Sudan sangat lama kita nantikan, Merdehka Bangsaku, Merdehka Negeriku di dalam hukum yang di ridhai Allah swt.

Neususoen Uleh : Abu Bakar Al Asyi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed