ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
DokumenHot NewsLuar Negeri

Laporan dari Jenewa: * Anggota Presidium ASNLF Hadiri Forum Isu Minoritas di PBB

Achehcybermilitary.org, Jenewa- Laporan dari Jenewa:* Anggota Presidium ASNLF Hadiri Forum Isu Minoritas di PBB

TERJEMAHAN (United Nations: Forum on Minority Issues (30 November – 1 December)

LEMBAR FAKTA: SESI KE-10 FORUM ISU-ISU MINORITAS

Apa itu Forum Isu-Isu Minoritas?

Forum ini merupakan pertemuan 2 hari yang diselenggarakan di Jenewa pada tanggal 30 November – 1 Desember 2017.

Para peserta, meliputi negara-negara anggota, perwakilan minoritas, masyarakat sipil, organisasi-organisasi nasional dan regional, serta organisasi antar pemerintah membahas dan mengidentifikasi sejumlah rekomendasi yang berorientasi pada tindakan mengenai topik khusus yang menyangkut kaum minoritas.

Forum ini akan dipandu oleh Pelapor Khusus PBB untuk isu-isu minoritas.

Forum ini merupakan sebuah platform untuk dialog, kerja sama dan jaringan antara semua peserta. Ia memberikan kesempatan untuk berdiskusi dalam sebuah latar internasional multilateral berkenaan praktik-praktik baik dan isu-isu yang berkaitan dengan topik terpilih serta bagaimana ia mempengaruhi kaum minoritas.

Forum ini menyediakan rekomendasi yang akan disampaikan oleh Pelapor Khusus ke Dewan HAM PBB di Jenewa.

Topik sesi ke-10 Forum Minoritas:

Tahun ini, Forum ini akan berfokus pada “Pemuda Minoritas: menuju masyarakat yang beragam dan inklusif”.

Forum ini sangat menyambut partisipasi generasi muda yang tergabung dalam etnis, ras, agama, atau Bahasa minoritas, yang ingin membuat suara mereka didengar di PBB, dan belajar bagaimana menggunakan instrumen HAM internasional untuk membuat perbedaan bagi komunitas mereka.

Tujuan Forum

· Tujuan dari Forum ini adalah untuk mengidentifikasi kesenjangan, berbagi praktik baik dan merumuskan proposal untuk menghasilkan perubahan positif bagi kaum muda dan masyarakat secara keseluruhan. Kualitas diskusi dan hasil rekomendasi akan bergantung pada kualitas intervensi Anda.

· Peserta didorong untuk secara aktif bersiap untuk Forum dengan membaca agenda sementara mengenai topik Forum, program kerja sementara, dan materi lainnya yang akan tersedia di: http://www.ohchr.org/EN/HRBodies/HRC/Minority/Pages/Session10.aspx

· Organisasi-organisasi yang berpartisipasi harus mempertimbangkan untuk mengirim delegasi muda untuk berpartisipasi dalam Forum.

· Setiap peserta didorong untuk merenungkan isu-isu utama atau rekomendasi-rekomendasi yang berkaitan dengan topik dalam setiap sesi tematik.

· Peserta juga didorong untuk menghadiri taklimat persiapan (Briefing) pada hari Rabu 29 November di Palais des Nations, dimana Pelapor Khusus dan Ketua Forum sesi ke-10 akan menyambut semua peserta dan menjelaskan tata cara dan prosedur Forum.
Keterlibatan dalam Forum

Diadakan selama dua hari, Forum ini disusun sekitar 4 panel diskusi, yang masing-masing akan dimoderasi oleh seorang ahli/moderator. Moderator akan memandu diskusi dan membantu perumusan rekomendasi khusus.

Moderator, untuk setiap sesi, akan memperkenalkan topik dan para panelis dan memandu diskusi bersama para panelis, sebelum memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbicara.

Peserta, yang ingin berbicara berkenaan salah satu topik yang bersangkutan, dipersilakan untuk mengangkat tangan/plat nama mereka. Harap dicatat hanya peserta yang terdaftar untuk acara yang akan diberi kesempatan berbicara.

Intervensi lisan harus mematuhi secara ketat topik yang diberikan. Para peserta diharapkan untuk menjawab pertanyaan spesifik yang diajukan oleh moderator. Moderator akan berusaha untuk memastikan keseimbangan regional, gender dan institusional dalam intervensi dari peserta.

Sesi akan direkam dan disiarkan langsung di UNTV: http://webtv.un.org/.

Pertemuan Tambahan

Peserta dapat membuat pertemuan tambahan (Side Event) untuk lebih berkontribusi terhadap diskusi yang berkaitan dengan tema Forum Isu-Isu Minoritas, terutama untuk berbagi informasi mengenai strategi, aktivitas dan praktik terbaik di tingkat negara.

Pertemuan tambahan LSM adalah pertemuan publik dan dapat dihadiri oleh semua LSM, Perwakilan Misi Permanen, Staf PBB dan pihak lain yang memiliki akses ke Palais des Nations.

LSM yang menyelenggarakan acara paralel bertanggung jawab atas konten dan perilaku peserta dalam acara tersebut.

Apakah hasil dari Forum Isu-Isu Minoritas tersebut?

Selama berlangsungnya Forum, para peserta akan mengidentifikasi sejumlah rekomendasi yang berorientasi pada tindakan dengan tujuan memberdayakan kaum muda minoritas untuk menjadi agen perubahan bagi masyarakat yang inklusif dan beragam.

Rekomendasi akan disusun dalam sebuah laporan yang akan dipresentasikan oleh Pelapor Khusus PBB untuk isu-isu minoritas ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Maret 2018.

Ketua Forum juga akan mempersiapkan ringkasan yang akan tersedia di halaman web sesi ke-10 setelah Forum.

Pertemuan Pelopor Khusus isu-isu minoritas dengan Masyarakat Sipil

Organisasi masyarakat sipil yang ingin bertemu dengan Pelapor Khusus isu-isu minoritas diundang untuk mengikuti konsultasi informal dengan Pelapor Khusus pada hari Rabu 29 November 2017 pukul 14.00 di Ruang XXIV, Palais des Nations. Harap periksa kembali waktu dan lokasi pada tanggal yang dekat dengan acara di halaman sesi ke 10, atau pada jadwal pada halaman pendaftaran Forum (https://reg.unog.ch/event/15567/)

Rincian lebih lanjut tentang konsultasi ini akan dimuat di situs web.

Traslated by : Wakil Presidium ASNLF

Related posts
BeritaHot News

MATI SYAHID UMMAT ISLAM ACEH, DALAM PERANG MENGUSIR INDONESIA'

KENAPA ACEH WAJIB MENJAGA KEMERDEKAAN’ Amalan wajib dengan Ilmu Sebab Ilmu adalah Ruhnya amalan. Allah perintahkan melalui Rasullah bagi ummat Islam untuk…
Hot News

Djawaban Staf Biro TNAD Tentang Siapa Musuh Pejuang?

1.na yang sereng that kheun meunoe di Facebook” hai pakon hana neu musyawarah bek saleng meudawa, sesama keudro dro dan bangsa ?…
Luar NegeriSejarah Aceh

Penjahat HAM Wajib Di Adili Baik Dari GAM Maupun TNI RI

Berkenanaan Pada tanggal 10 Desember, dunia memperingati Hari HAM Internasional terkait dengandeklarasi Universal HAM yang diadopsi Majelis Umum PBB pad tahun 1948….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *