ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
AgamaDalam NegeriHot NewsPejuang AcehReligiusUncategorized

Kisah pencari Jawaban untuk Jihad Fisabillah, melalui Isis.

Kisah pencari Jawaban untuk Jihad fisabilillah, melalui Isis.

Sejak aku SMP aku slalu bertanya tentang 2 hal.

1. katanya Indo negara muslim terbesar , tapi kenapa tak pakai kitab Alquran sebagai sumber hukum? malah pakai hukum dari kitab UUD 45?
2. Aku dapati banyak sekali ayat-ayat jihad dan perang dalam Al Quran tetapi kenapa tak masuk kurikulum agama islam disekolah? Juga tak kutemui diceramah-ceramah tabligh akbar juga ceramah ustadz televisi?

aku bertanya pada kiyai NU dilingkunganku, tapi aku malah dimarahi masi kecil tanya yang aneh-aneh disuruh belajar membaca Alquran yang bener tidak boleh tanya tafsir, aku pun tak mau, karena membaca tanpa memahami makna itu seperti dukun yang membaca mantra

Beranjak SMA aku mencari jawaban pada ustadz radio juga ustadz TV, tapi mereka hanya membahas puasa, shalat, haji, dan akhlaq, kalau menyinggung jihad ujung-ujungnya jihad melawan hawa nafsu, padahal textual Al quran benderang bagai matahari memerintah untuk memerangi orang kafir, aku tidak puas, karena dakwah mereka seperti telah dibredel agar lulus sensor agar dapat ijin disiarkan

Beranjak masa kuliah ketemu ustadz PKS, malah disuruh menegakan hukum Allah dengan pemilu, aku tak mengerti, kenapa harus minta persetujuan voting manusia untuk menegakan hukum Allah? Gagal Faham.

Aku beralih pada ustadz Salafi, kuceritakan kemarahanku akan fakta kebobrokan penguasa indo yang dhalim tak menggunakan hukum Islam, eh malah aku dimarahin habis-habisan, karena dituduh memiliki sikap khawarij yang mencoba memberontak ulil amri, aku gagal paham, jika perintah pemimpin berlawanan dengan perintah Allah kenapa harus ditaati?
Kemudian aku beralih pada Hizbut Tahrir, ide membuat Negara Islam di Indo dngn sistem Khilafah mulai masuk akal dikepalaku, aku sangat antusias dengan ide ini, aku ikuti seminar-seminarnya, dan pada akhirnya aku mulai sadar HT hanya menjual mimpi, puluhan tahun meminta kepada para penguasa durjana untuk memakai hukum Allah adalah perbuatan sia-sia, bukankah mereka telah jelas tak mengerti bahasa dakwah Al quran? Kenapa tak coba memakai bahasa pedang? Kenapa kita harus membuang jalan jihad yang telah nyata ada perintahnya dalam Al quran tapi malah memilih berdemo memacetkan jalanan? Tak masuk aqal.

Kemudian akhir tahun 2014 aku mendengar berita di metroTV akan adanya peringatan bahaya paham teroris negara islam irak dan syam yang mulai menyebar ke indonesia!! Wow !! Ini terdengar keren, seolah telingaku tak mendengar label teroris, akan tetapi kata “NEGARA ISLAM” membuatku excited melonjak kegirangan mungkin karena ini kerinduan yang telah lama terpendam.
Ok deh, di TV, di majalah, di koran, dibuku, dispanduk kantor polisi dan kelurahan, dan bahkan di website islami rilisan salafi, pks, hti, nu semua kompak bilang ISIS sesat, sadis, kejam bukan islam, tapi aku tak percaya bila aku belum tabayun
Maka aku coba buat akun FB yang sudah 2 tahun aku tinggalkan demi mencari pendukung ISIS untuk tabayun, lalu apa yang kudapat?
Aku dapati para pendukung ISIS menjauhiku saat aku inbox mereka dan bertanya, aku dikira yesus eh, Makanan apa itu? Okelah, aku yang butuh, aku ingin mencari kebenaran, walau dituduh yesus.

Akhirnya aku menyimak postingan-postingan mereka, dan… WOW KEJAM, NGERI, gambar dan video orang digorok, para ISISER makai topeng dan membawa belati ngancam-ngancam memerangi orang, galak bener!!!

OK deh, aku juga pernah mendapati dalam al quran perintah memancung orang kafir, perintah keras kepada orang kafir, dan perintah menteror menakuti musuh! Jika itu Al quran maka aku yakin itu benar, baik. Mungkin itu bukannya tak masuk aqal, mungkin aqalku saja yang belum masuk, mungkin aku hanya belum tahu hikmah kebaikan yang ada dalam perintah itu

Sejak itu aku katakan, ok wahai ISISER , jika kalian dapat membuktikan segala apa yang telah kalian lakukan itu ada dasarnya dari nash Al quran, maka aku akan amat bahagia dan tiada ragu bergabung dan mendukung kalian, jika tidak, aku akan termasuk orang yang ada pada garis terdepan dalam memusuhi kalian

Setelah nyimak, menelituk, dan ngintip, ternyata ISIS ini punya manhaj dakwah tauhid wal jihad dalam mewujudkan misi menegakan Syariat Islam, sedang info yang kudapat para ulama dan ustadz tauhid wal jihad adalah buronan dan banyak yang dipenjara, pantesan setelah sekian lama aku baru tahu ada ISLAM yang aneh dan asing seperti ini. hal ini karena dakwah mereka selalu diawasi penguasa durjana, semoga dari baknyak faksi mujahijin di dalam menjadi cikal bekal tentara IMAM Mahdi yang di janjikan.

Kemudian aku coba mempelajari aqidah dan manhaj ISIS dari para ustadz tauhid wal jihad yg ada dipenjara-penjara ,walau tidak secara langsung namun melalui tulisan-tulisan dan rekaman kajian mereka
Saat itulah aku mengerti istilah
Tauhid,apa itu thagut,bahwa ternyata menggunakan hukum selain hukum Allah seperti hukum UUD 45 adalah perbuatan syirik,sedang fitnah syirik itu lebih kejam dari pada pembunuhan,bahwa membunuh orang musryk itu lebih baik daripada kerusakan akibat kemusrykan, tentang kewajiban memerangi thagut dan pembelanya dalam wujud penguasa durjana firaun modern,kewajiban mendirikan negara islam yang menerapkan hukum islam,
dan bahwasanya Orang Islam sejati memiliki 1 visi utama (tujuan hidup) yakni membuat semua penduduk bumi hanya taat dan patuh pada hukum dan agama Allah saja yakni Islam,dan Misi (cara mencapai tujuan/visi) adalah dengan dakwah tauhid,dan Jihad qital angkat senjata…
“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah (kesyirikan) dan supaya agama (ketaatan berhukum)itu semata-mata untuk Allah saja. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan” QS.Al Anfal 39
Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah bersabda:“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukanhal itu maka darah dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada AllahTa’aala”.(Riwayat Bukhori dan Muslim)
Ini ceritaku, mana ceritamu?

Editor: TA

Penulis: Mantune Mukidi

 

Related posts
Uncategorized

Aceh Bukan Indonesia

Rumah Kami Bukan Indonesia… Banyak Netizen Bertanya Terutama Netizen Yang Berada Di Luar Aceh. Seandainya Aceh Lepas ( Merdeka ) Dari Tangan…
Uncategorized

15 Agustus Hari Kemalangan Aceh, Bukan Hari Damai Aceh

“REFLEKSI 15 TAHUN MoU HELSINKI ( 15-8-2005 – 15-8-2020 ) Semua Rakyat Acheh hari ini menjadi Hakim / juri untuk menilai dan…
BeritaHot News

MATI SYAHID UMMAT ISLAM ACEH, DALAM PERANG MENGUSIR INDONESIA'

KENAPA ACEH WAJIB MENJAGA KEMERDEKAAN’ Amalan wajib dengan Ilmu Sebab Ilmu adalah Ruhnya amalan. Allah perintahkan melalui Rasullah bagi ummat Islam untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *