ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
DokumenHot NewsUncategorized

Hargailah Para Syuhada, kasihilah Para Anak Yatim Konflik”

“PEMBACA YANG DI HORMATI”

Dengar lah cerita ini,
Janda yang telah diculik Suami.

Anak yatim yang telah hilang wali,
Bangsa Acheh yang berbaik budi.

Penjahat perang yang tidak mengakui,
Pembunuhan bangsa Acheh selama ini.

Mereka mempertonton wayang berseri,
Panglima GAM berjabat tangan dengan si Pai.

pembunuh bangsa yang kita musuhi,
Meraka bersama-bersama melupakan yang telah terjadi.

Mereka anggap kematian bangsa kita itu hanya sekedar comedy,
Hanya tangisan anak yatim yang tidak henti – henti di anggap bernyanyi.

Para janda nafkah lahir batin tidak ada lagi yang terpenuhi dan di perduli,
Yang ada doa untuk syuhada selalu menanti berhari-hari walau hanya setiap pilkada datang saja mereka ziarahi demi birahinya sendiri untuk simpati.

Yatim piatu kuburan ayah tidak diketahui dimana harus di cari dan di tandai,
Hanya doa dipahon pada Ilahi diharap semoga tersampai akan fahala akan di hadiahi.

Anak yang ditinggalkan harus mengaji, Syuhada berharap tabah kan hati,
Semua itu ada hikmah menanti kepada yang ditinggalkan semoga ditabahkan hati, Semoga berjumpa di surga nanti.

Kepada panglima sudah banyak rezeki, Hasil olahan bersama para kroni,
Bahkan bus star simpati semakin hari semakin bertambah lagi dan lagi.

Semoga rakyat senang menikmati, Walau sakit menahan dihati, jasa panglima yang baik budi, bersama kroni mereka dapat projek mini dari penjajah bandit NKRI.

Semoga rakyat dapat memahami, ulah panglima bersama kroni TNI,
Hari-hari rakyat hanya bertani dengan tanpa di peduli.

Untuk memenuhi nafkah keluarga kebutuhan sehari- sehari,
Dengan pergi kekebun menanam padi atau mencari ikan di pinggir kali.

Janji panglima selalu dinanti, 1 jt per kk belum sampai saat ini,
Rupanya Hanya pengharapan panglima Tna ini yang mampu diberi,
Sudah lima tahum belum terpenuhi, Sehingga pilkada terulang lagi.

PA kalah sudah terbukti, mungkin kutukan dari ilahi,
Salah siapa belum kita tau lagi, di mahkamah MK PA teruji, mereka bahagian sipai.

Dosa siapa selama ini, Sikap anggota PA tidak terpuji,
Banyak masyarakat tak tahan lagi, Kekejaman PA sangat dirasai.

Semua bercerita di kedai kopi, Mungkin orang PA tidak mengaji,
Adab dan resam tidak dibekali, tidak sesuai yang pernah di janji.

Itu lah PA tidak menang lagi, selamat tinggal Hai PA tak akan wujud lagi semoga tabah ujian ini, berjumpa ulama untuk mengaji lagi.
Sambil Taubat nasuha kepada ilahi.
wassalam,

Aceh Darussalam, 16-3-2017.
Neu seu son Uleh: Abuwa Atjeh Darussalam

Pejuang AM/Asnlf

1947402_524813790970439_471842280_n

FB_IMG_1489601642797

Related posts
Uncategorized

Aceh Bukan Indonesia

Rumah Kami Bukan Indonesia… Banyak Netizen Bertanya Terutama Netizen Yang Berada Di Luar Aceh. Seandainya Aceh Lepas ( Merdeka ) Dari Tangan…
Uncategorized

15 Agustus Hari Kemalangan Aceh, Bukan Hari Damai Aceh

“REFLEKSI 15 TAHUN MoU HELSINKI ( 15-8-2005 – 15-8-2020 ) Semua Rakyat Acheh hari ini menjadi Hakim / juri untuk menilai dan…
BeritaHot News

MATI SYAHID UMMAT ISLAM ACEH, DALAM PERANG MENGUSIR INDONESIA'

KENAPA ACEH WAJIB MENJAGA KEMERDEKAAN’ Amalan wajib dengan Ilmu Sebab Ilmu adalah Ruhnya amalan. Allah perintahkan melalui Rasullah bagi ummat Islam untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *