by

“DEMI AGAMA, BANGSA DAN ATJEH DARUSSALAMKU”

DEMI AGAMA, BANGSA DAN ATJEH DARUSSALAMKU

Demi agama kukorbankan masa
Demi bangsa kupertaruhkan nyawa
Maut menunggu di depanku
Masih ada juga yang menganggap sebagai hayal

Hari hariku di warnai ancaman
Pembunuhan dan pembantaian terjadi di bumi sucimu
Darah mengalir di sekitarku
Bahkan tidak jarang air mata darah keluar dari tubuhku

Senjata yang setia menemaniku
Yang kubawa setiap Langkahku
Kaki yang bengkak
Terkadang matapun terbelalak mengganggu tidurku

Adakalanya keringat menguncur deras
Membasahi tubuh Kerempeng
Yang di Balut pakaian loreng
Di tambah dengan campuran merah hitam tanah kelahiranku

Negeriku nasibmu kini menderita
Akibat ulah mereka para pengkhianat bangsa
Rakyat kini sengsara dan bungkam
Dari hasil doktrin Pancasila

Daku dapat merasa raut wajahmu
Dari itu doakan kami wahai bangsaku
Agar kami mampu mempersembahkan
Kemerdekaan Atjeh Darussalam kepadamu wahai bangsaku

Neu Seusoen Uleh: Abu Bakar Al Asyi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed