ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
Uncategorized

AMANAT PANGLIMA TNAD DI HARI KEBANGSAAN NEGARA ATJÉH DARUSSALAM KE 44

Amamat Panglima Angkatan Prang Teuntra Negara Atjéh Darussalam
dalam Ulang Tahun yang ke-44 AM 4/12/1976-4/12/ 2020

Apakah Perjuangan Negara Aceh dikatagorikan ilegal dan tidak di Akui Internasional? Kami perlu jelaskan Perjuangan Aceh di akui oleh para pihak di dalam dan Luar negeri sesuai Hukum Internasional dan dasar sejarah yang jelas tentang kedudukan aceh sebagai negara Sambungan.Kita harus Memahami kenapa setelah GAM berunding dengan Pemerintah RI 15 Augustus 2005, yang difasilitasi organisasi CMI Helsinki-Finlandia, Pejuang Aceh se olah tidak di akui lagi di laur dan dalam, setidaknya GAM diakui masyarakat Internasional. Benarkah demikian? Ya di akui sebagai mana Gam dulu di akui sebagai wakil pejuang Aceh maka Sekarang Pejuang atas Nama TNAD Gantian nama TNA untuk wakil Negara Atjéh Darusalam di dalam Negara Aceh juga di akui di tingkat dunia Internasional.sebab sambungan sejarah dan sambungan perjuangan AM/ASNLF/GAM/TNA Sebelum mereka menyerah ke pihak penjajah indonesia. Ya sekarang wakil Tentara Aceh atas nama TNAD. Kembali ke atas Negara Aceh Darussalam sebagai Negara Darurat Prang, sesuai “Ringkasan singkat Perjuangan AM menjadi NEGARA ACEH DARUSSALAM”

Perjalanan Perjuangan AM Wali Hasan Muhammad dan bangsa Aceh priode: 1976 -1989 vakum perjuangan AM setelah diredamkan oleh RPKAD. Pejuang atas nama pejuang AM 1976 yang di lebel oleh penjajah RI sebagai Gerakan pengacau Liar Hasan Tiro (GPLHT), kebanyakan syahid, menyerah ke RPKAD, seperti Ir.Asnawi Ali, Alias Tungku Utoh, Amir Ishak, Mba.menyerah 1978.

Kemudian perjuangan revolusi Aceh Dari Tahun 1989 -1999, alhamdulilah Ada kemajuan perjuangan setelah para eks Libia bergabung dengan pejuang sisa Tahap 2. Dengan nama AGAM.dari pihak Penjajah Jawa menglebel pejuang dengan nama GPK dan Seperatis, bahkan teroris, dan baru-baru ini sejak 2019 kepada pejuang pribumi Aceh, oleh pihak Penjajah RI mereka mengklem KKB-TAM, DLL. Jadi kita tidak Heran lagi, klim penjajah kepada kita pejuang. Dan dari pada 2000-2005 AM ke AGAM, dan AM jadi GAM dan Teuntra AM jadi TNA 2005 dalam perjuangan tahap 3, akan tetapi hingga menyerah sebagian pejuang atas nama GAM. Pada 15 .08. 2005, dan menyerah TNA 27 Desember 2005. Sangat sedih dan salah dalam sejarah perjuangan.

Dengan usaha dari sisa pejuang tidak menyerah pada Akhir bulan Desember tanggal 28 tahun, 2005- perjuang melakukan permulaan kembali perjuangan AM/ ASNLF dengan Sebutan Organisasi KPAMD, berlanjut, ke Organisasi PRESIDIUM ASNLF / AM di luar Negeri, yang perjuangan tidak boleh berhenti usaha para sisa pejuang yang tidak menyerah, kemudian Berlanjut pembentukan kembali Teuntra AM dan ASNLF AM di dalam Nanggroe.

Hingga dalam tahun 2019 lewat musyawarah para pejuang, maka di angkat kembali Pemimpin peujuang Aceh, sebab yang dulu atas nama wali dan PM Malek Mahmud telah meninggal, dan telah menyerah ke Penjajah lewat damai Mou Helsinki. 15, 08, 2005.

Maka pada musyawarah di dalam tahun 2019 terpilihlah pemimpin pejuang Aceh kembali, Alhamdulillah, Guru Rahman Bin Syekh Ismail Jadi PM Negara Aceh, sebagai pemimpin Negara Darurat melalui demokrasi Halal ala pejuang.

Dalam rapat pejuang sepakat Dari ASNLF / AM Berubah menjadi NEGARA ACEH DARUSSALAM Di Sumatera Kembali, dan dari Teuntra AM (TAM) menjadi Teuntra Negara Atjeh Darussalam, dan sejak Tanggal 19 Januari 2020 hingga kedepan perjuangan Aceh Atas nama Negara Aceh Darussalam dan sebagai Tentara Negara Aceh Darussalam yang juga disebutkan (TNAD.) Sebab telah Ada Perdana Menteri NAD kembali. Mengingat sejarah Negara Aceh Darussalam semenjak 26 Maret, 1873 hingga akan Merdeka nanti masih dalam status sebagai Negara darurat prang, maka Negara darurat berada dibawah pimpinan bersama DPNAD, dan pemerintahan Militer.

Lalu, apa peran partai lokal berbasis GAM, dan untuk apa adanya Wali Nanggroe dan Kelembagaannya dalam memastikan peace building proccess? Apakah GAM melalui kelembagaan dalam sistem demokrasi lokal dan partai lokal, berdiam diri saja dengan carut-marutnya damai Aceh? Peran partai lokal sekarang di aceh hanya wakil penjajah Indonesia di aceh. Maka para pejuang jangan harap akan ada kemerdekaan Aceh melalui partai atau perjanjian Mou Helsinki..sebab mereka Petinggi Gam telah menjadi bagian dari Indonesia untuk menjajah Bangsa Aceh dan telah menjadi musuh pejuang dengan cara berkhianat Aceh Merdeka. Satu yang pasti, GAM telah mengugurkan kemerdekaan dari Indonesia. Kemana GAM harus mengadu, agar damai ini utuh dan sempurna? Mungkinkah, geliat GAM saat ini membahayakan, atau hanya sekedar frustrasi melihat Aceh belum berubah signifikan? Atas nama GAM / KPA /PA yang memperjuangkan Mou dan uupa dalam hukum Pancasila tidak akan ada kemajuan lagi, selama Para pejuang asli tidak melanjutkan perjuangan di dalam Negara Aceh untuk Aceh Merdeka dengan cara seperti sebelum damai.Maka harapan Kami atas nama Panglima TNAD kepada seluruh pejuang TNAD yang belum Menyerah dengan Mou dan partai lokal Indonesia di Aceh untuk bersatu :

1.bagi seluruh Pejuang baik di tiap tingkat struktur Sagoe se Aceh yang belum Menyerah masih dalam sumpah Atjéh Meurdehka untuk mempersiapkan diri dan kader pejuang baru demi Aceh Merdeka yang telah bai’at sebagai pejuang, wajib men ta’ati Undang- undang Angkatan Prang Dari DKNAD dan DPNAD.

2.Seluruh mua’limmin ex Tripoli dan Panglima Wilayah, Daerah dan Sagoe di seluruh Negara Aceh dan Bangsa Aceh perlu di ingat “Ideology itu tidak akan pernah mati dan pupus dimakan masa, walau sang ideolog itu pun telah tiada dan jasadnya telah berkalang tanah, namun tarikan nafas revolusi yang dia tiupkan itu masih ada sampai detik ini. Ruh ideology akan terus hidup dan berkembang mengikuti perkembangan zaman, dari masa ke masa dan dari generasi ke generasi. Ideology itu tumbuh dan berkembang dengan embrio baru di tubuh dan pada batangan yang baru. Ideology njan hantom mate dipajoh le masa…Bahpih Sang Ideolog ka Meuhadap Illahirabbi dan jasad Gobnjan ka meukalang tanoh… Tapi tarikan nafas Revolusi yang Gobnjan ba dan nafas perjuangan teutap mantong na sampoe detik njoe….Ruh Ideology akan teutap timoh seusuai perkembangan donya dan zaman. Dari masa ke masa dan dari Generasi keu Generasi.Ideology njan timoh dan keumang deungon Embrio baro di tuboh dan bak tunah Yang Baroe. Insyaa Allah Aamiin Yarabbal’alamin. Seulamat Berjuang Deungon cara Fisabilillah, Jihat dan Syahid…Peusaboh Hate luwa dan di dalam beuteutap dalam lstiqamah” deungon harapan Hudep Mulia beu Meurdheka Mate beusyahid keu seluruh Pejuang dan Bangsa Aceh. Dan Keu Angkatan Prang Aceh merdeka baik priode 4/12/ 1976, kader AGAM dan TNA priode 2002 -2020 yang masih dalam Bai’at Sumpah Aceh Merdeka untuk tujuan me Merdekan Aceh dari Musuh Asing NKRI, maka bergabung bersama untuk bersatu dengan para pejuang lain di setiap tempat masing- masing dan memperkuat struktur TNAD di setiap sagoe, Daerah di dalam wilayahnya.

3.kepada para pejuang Angkatan prang Aceh Yang sejak 2019 telah menjadi TNAD kembali yang di rekrut setalah 2005 -sekarang, wajib siap siaga dalam kondisi apapun dan wajib menta’ati dan ikuti arahan pimpinan masing- masing, baik yang di tingkat divisi dalam struktur sagoe dalam daerah dan wilayah sesuai amanah dan tugas keahliannya.

4.bagi para pejuang dalam wilayah yang baru di bentuk harap menyempurnakan struktur wilayah masing -masing, baik di tingkat Sagoe daerah dan struktur wilayah untuk lebih sempurna, sebab para pejuang di setiap wilayah kedepan kita akan menghadapi segala kemungkinan keadaan yang akan terjadi di pihak musuh kita.

5.bagi Kader pejuang angkatan prang TNAD yang baru dan belum memiliki keahlian Militer, maka untuk belajar ilmu militer sesuai kondisi dan situasi wilayah masing -masing agar selalu siap siaga.

6.yang kami muliakan seluruh Bangsa Atjeh harap doa dan bantuan selalu ke Perjuangan yang sedang berjalan sesuai kemampuan masing- masing untuk kemajuan perjuangan suci ini sejak di deklarasi Oleh Wali prof.Hasan Muhammad di Tiro, tepat hari ini 44 Tahun dan hampir 148 Tahun sejak 26 Maret 1873 Belanda memberikan maklumat prang terhadap bangsa Aceh dengan begitu lama kita masih dalam sabar dan selalu siap membantu perjuangan suci ini demi Agama islam dan Negara yang kita cintai untuk anak cucu kita nanti.Untuk para Pejuang dan bangsa Aceh wajib setiap 4 Desember akhir tahun untuk melaksanakan Hari ulang tahun Aceh Merdeka, demi ketetapan sejarah Aceh dan ketetapan hukum Aceh sebagai ‘Negara darurat prang’ dalam berjuang untuk kemerdekaan kembali, Pejuang adalah para anak bangsa Aceh di seluruh dunia yang masih setia berjuang dengan tujuan bersama demi tegak Agama Islam kaffah dan Negara Aceh Darussalam kembali kepada Hak yang sah pemilik bangsa Aceh asli yaitu anak bangsa Aceh yang mau berjuang demi Agama dan Negaranya dalam Hukum Allah semata.

Wa’alamualaikum salam, Saleum Meusjen ukeu Mandum Pejuang dan Bangsa Aceh, dari Kami

Wilayah Meudaulat Peureulak Neugara Atjeh Darussalam.
Uro Beuleun Jum’at 4 desemeber 2020.
Abu Tjhik di Paloh Panglima Angkatan Prang TNAD.

Related posts
Uncategorized

Hari Ulang Tahun Kebangsaan Negera Atjéh Darussalam ke 44

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Syukur Alhamdulilah yang masih mentakdirkan Hidup kita dalam Iman dan Islam, serta sehat badan dan pikiran. Selawat serta…
Uncategorized

4 Desember Ulang Tahun GAM Atau Ulang Tahun AM ?

Bila hari ini adalah Ultah GAM (Gerakan Aceh Merdeka) yang ke 44 maka hari ini pula kami memperingati hari pembantaian keluarga kami…
Uncategorized

4 Desember Hari Kebangsaan Acheh Darussalam Ke 44

“ Hari Suci Kemerdekaan Bangsa Acheh Milad Acheh Yang Keu 44 Tahun 4-12-1976 – 4-12-2020” Hari-hari yang dilalui Bangsa Acheh penuh berkah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *