ACMSeulamat Teuka di Website achehcybermilitary.org
OpiniSejarah AcehSejarah Dunia

30 DESEMBER HARI BERKABUNG BANGSA ATJEH DALAM DUNIA PENDIDIKAN

30 Desember 1907 merupakan hari lahirnya madrasah di Atjeh
Menuju Kemerdekaan Hakiki Yang Di Ridhai Allah SWT
( 4 )

Langkah maju menuju kemerdekaan di mulai dari berdirinya madrasah di Atjeh dan itu tidak bisa di nafikan sebagai ujud nyata bahwa pendidikan di ATJEH itu ada dan kental dengan kurikulum agama.
Walau hari ini kita sudah di selimuti oleh kurikulum yang memasukkan idiologi Pancasilais yang menyesatkan, maka sangat layaklah kita kembali kepada dasar keacehan kita sampai terhidangnya ATJEH MERDEHKA.

30 Desember 1907 merupakan momen yang sangat menentukan dan awal kebangkitan kita, maka jangan heran bila setelah satu abad tepat 2007 menjadi hitungan kemajuan selanjutnya dan kini memasuki tahun ke lipatan kedua dari angka 7 dan sudah 110 tahun yang lalu hal ini.
Kalau persoalan kenapa tidak hadirnya mereka para ilmuan dan ahli agama yang terlibat dalam pemerintahan itu menjadi pertanyaan besar saat ini, itu lebih karena mereka tidak mau mencampur adukkan antara yang Haq dan batil.
Dari itu marilah kita secara bersamaan dalam mengembalikan fitrah kita sebagai bangsa yang bermarwah, yang bertuah, yang berjaya dengan mengembalikan kebangkitan pendidikan yang islami yang harmoni menuju jayanya ATJEH Darussalam Merdehka yang selalu dalam limpahan Rahmat Allah SWT kepada kita bangsa Atjeh yang mulia bahagia dan sejahtera dunia akhirat.

Sebagai bangsa Yang bermarwah saya sangat yakin bahwa keterlibatan ummat di setiap bidang dalam membangun dan mengembalikan kejayaan Islam umumnya dan Atjeh Merdehka khususnya akan mempermudah kita meraih kemerdekaan hakiki ini tanpa saling menyalahkan dan mengunting dalam lipatan, maka JAK KEUNO WAHE BANSA MEUTUAH, TAPUWOE MARWAH BANSA ATJEH SAMPO DIE THE ATEUH RUANG DONYA, HINGGA GEUTANYO MANDUM SEULAMAT DONYA AKHIRAT LAM LINDUNGAN ALLAH SWT SAMPOE TEUHIDANG NANGGROE ATJEH DARUSSALAM MERDEHKA YANG MULIA BAHAGIA.

Sadar atau tidak sebagai bangsa yang berkeyakinan dengan hukum Allah maka wajib bagi kita memperjuangkan kemerdekaan yang Haq di dalam payung hukum Allah yang bersumber dari Al Qur’an dan hadis.
Sebaliknya bila kita tidak mau bersama membangun dan kembali pada jati diri fitrah kita sebagai bangsa yang berdaulat maka kita akan menjadi manusia yang Celaka yang penuh dengan cobaan dan selalu mendapatkan rintangan dan hambatan dalam menuju kejayaan.

Inilah yang menjadi inspirasi kita hari ini ditanggal 30 Desember untuk mengembalikkan keadaan dasar pendidikan yang harus kita bangkitkan kembali sampai menuju kejayaan hakiki yaitu Merdehka atau Syahid dalam membela negeri hingga terhidangnya Atjeh Darussalam Merdehka kembali.

Penulis : Abu Bakar Al Asyi

Related posts
Dalam NegeriSejarah Aceh

Untuk Wali Negara Dari Wali Tengku Hasan Bukan Untuk Wali Nanggroe Ala Jawa Dalam UUD1945 - Pancasila

◼Dekrit “Keramat” Wali Negara Aceh Tengku Hasan di Tiro || ▪Banyak pihak bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang akan menggantikan tugas Wali Negara Aceh…
Luar NegeriSejarah Aceh

Penjahat HAM Wajib Di Adili Baik Dari GAM Maupun TNI RI

Berkenanaan Pada tanggal 10 Desember, dunia memperingati Hari HAM Internasional terkait dengandeklarasi Universal HAM yang diadopsi Majelis Umum PBB pad tahun 1948….
Hot NewsOpini

Aceh: Bukan Kerajaan Warisan

Aceh: Bukan Kerajaan Warisan |Beberapa kawan bertanya baik melalui media sosial atau secara langsung kepada kami soal kedudukan dan sistem Kerajaan Aceh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *